roscoradio.co.id – Tahun baru imlek jatuh pada tanggal 28 Januari 2017. Seperti halnya tahun baru Masehi dan Hijriah, perayaan tahun baru Imlek juga sudah mulai dilakukan pada malam pergantian tahun. Artinya, sejak hari Jumat (27/01/2017) seluruh warga keturunan Tionghoa sudah mempersiap segala hal yang berkaitan dengan tahun baru Imlek kali ini.

Meninggalkan tahun Monyet Api, seluruh warga Tionghoa bersiap memasuki tahun Ayam Api di tahun 2017 ini. Namun untuk perayaan atau ritual, hampir tidak ada yang berbeda. Membersihkan rumah, berkumpul bersama keluarga, memasak makanan manis, Dekorasi dengan warna merah, hingga membagikan angpao wajib dilakukan. Hal ini dilakukan agar mereka mendapat berkat dari para dewa yang diyakini.

Namun bila berbicara Imlek, hal yang paling dinanti-nantikan, bahkan bagi orang pribumi adalah makanan khas yang disuguhkan saat perayaan Imlek. Mengingat ada kepercayaan bagi orang Tionghoa untuk memasak makanan manis saat perayaan Sin Cia atau Imlek, maka hanya ada beberapa saja makanan dengan rasa diluar itu di perayaan tahun baru Imlek.

Nah, bicara makanan khas di momen Sin Cia, ada beragam makanan yang cukup lezat untuk dikonsumsi, termasuk sejumlah camilan yang bisa dibagikan hingga buyaran Imlek. Namun bagi penderita diabetes, tetap harus berhati-hati karena yang disediakan hanyalah makanan manis. Ini dia beberapa diantaranya makanan khas Imlek :

e2cb0-img_3969

1. Kue Keranjang
Kue keranjang atau Nian Gao memiliki tekstur lengket dan terbuat dari bahan tepung ketan dan gula merah. Seperti namanya, kue ini berbentuk seperti keranjang. Jika di Indonesia, kue ini lebih mirip dengan dodol, maka banyak orang yang menyebutnya dodol China.

10960668_ee6c3c97-8ed0-488e-8aec-e6396e1cdbb9

2. Lapis Legit
Diberinama Lapis Legit karena kue ini memang berlapis-lapis dan rasanya manis legit. Filosofinya, dalam menyambut tahun baru yang akan datang orang Tionghoa berharap mendapat rejeki yang berlapis-lapis dan kehidupan yang manis. Kue ini sendiri terbuat dari sejumlah bahan, yaitu 40 butir telur, gula halus, susus, mentega, dan tentunya bumbu spekkoek.

P1013424
3. Kue Mangkok
Kue ini menjadi sangat spesial karena biasanya diletakkan di atas kue mangkok, dan sebagai simbol rejeki di tahun depan yang diharapkan bisa mekar sesuai dengan bentuk kue mangkok yang mekar. Kue ini sendiri cenderung berwarna merah, warna yang identik dengan Imlek.

160211115631_Manisan-Lezat-Imlek-2_ori
4. Manisan Segi Delapan
Makanan manis lainnya yang disajikan saat Imlek adalah Manisan Segi Delapan yang biasanya berisi buah-buahan dan biji-bijian. Makanan ini sendiri memiliki banyak makna simbolis, diantaranya adalah seperti biji teratai yang melambangkan kesuburan dan leci sebagai ikatan keluarga. Sementara untuk penggunaan kotak segi delapan, karena masyarakat Tionghoa menganggap delapan adalah angka keberuntungan.

siu-mie
5. Siu Mie atau Mie Panjang
Ada yang berbeda dengan makanan khas Imlek yang ini. Bila makanan lainnya cenderung memiliki rasa manis, maka Siu Mie atau mie panjang hampir tidak jauh beda dengan mie lainnya. Bedanya, Siu Mie memiliki tekstur yang kenyal dengan rasa gurih, dan memiliki ukuran panjang yang tidak biasa. Mie ini dibuat panjang dengan harapan siapapun yang memakannya bisa panjang umur, rejeki dan kebahagiaan yang melimpah. Menariknya, Siu Mie ini harus dikonsumsi tanpa putus hingga bagian ujung, agar anda bisa panjang umur. Mie Panjang ini biasanya dicampur bersama dengan sayuran seperti sawi, kol, dan beberapa irisan bakso, daging ayam, sosis, cumi, dan udang.
Demikian beberapa makanan khas yang biasa disajikan di setiap perayaan Imlek. Biasnya terdapat juga kue-kue kering manis yang dibuat oleh pabrikan tertentu. Dengan kata lain, masyarakat Tionghoa memang mempercayai setiap apapun yang dilakukan, memiliki makna simbolis tertentu yang mengarah pada kebaikan. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here